Ilmuwan top China mencatat peningkatan cuaca ekstrem karena pemanasan global - 28 Ags 2010  
email to friend  Kirim halaman ini buat teman    Cetak

Dalam pernyataan terakhir, Bapak Ren Fumin, kepala instruktur dari Administrasi Meteorologi China mengutip perubahan iklim sebagai alasan dari cuaca ekstrem seperti itu tahun ini di seluruh negara, berkata bahwa badai hujan yang tak henti dan suhu panas karena peningkatan panas serta sirkulasi yang abnormal dari bumi belahan utara.

Ilmuwan lain seperti Dr. Zong Yongqiang dari Universitas Hong Kong setuju bahwa temperatur di seluruh daerah yang naik karena pemanasan global diakibatkan oleh manusia.

Dr. Zong Yongqiang - Profesor Ilmu Bumi, Universitas Hong Kong: Dalam beberapa ribu tahun lalu, iklim global sebenarnya telah mendingin, jadi temperatur telah jatuh terutama di belahan bumi bagian utara, China dan Asia Timur termasuk di dalamnya. Tapi jika Anda melihat pada catatan iklim dalam 200 tahun terakhir, tren ini sebenarnya telah berbalik. Jadi dalam 200 tahun terakhir kita melihat temperatur sedang meningkat. Jadi itu pada dasarnya mengubah lintasan iklim jangka panjang, yang buktinya sangat, sangat kuat dengan argumen bahwa pemanasan iklim baru-baru ini karena dampak yang dibuat manusia.

Supreme Master TV: China telah mencatat hampir dua puluh hari penuh tambahan cuaca panas dari rata-rata tahun lalu, sedangkan data monitor satelit pada tanggal 25 Juli menunjukkan bahwa temperatur permukaan di beberapa daerah di Provinsi Mongolia Dalam, Gansu, Qinghai dan Xinjiang telah mencapai panas terik 45 derajat Celsius. Terlebih lagi, sejak Maret, badai dan banjir di seluruh 28 provinsi, daerah otonomi dan kota telah merenggut hampir 1.000 nyawa dengan ratusan orang tetap hilang.

Menurut informasi baru-baru ini yang dirilis oleh Kantor Kontrol Banjir Negara dan Kantor Pusat Bantuan Kekeringan, total kehilangan ekonomi diperkirakan senilai US$27 miliar.

Dr. Zong Yongqiang: Pemanasan iklim dalam 10, 20 tahun terakhir telah mengubah pola cuaca secara signifikan di China. Kami telah melihat lebih banyak musim dingin yang hangat. Kita juga mencatat banyak musim panas yang benar-benar panas dan semakin panas. Saya rasa hal ini jelas, bagi kebanyakan orang China dalam 20 tahun terakhir. Perubahan itu telah mengakibatkan banyak masalah, termasuk peningkatan salju dalam dua tahun terakhir.

Supreme Master TV: Terima kasih Bpk. Ren Fumin dan Dr. Zong Yongqiang yang berbagi pengetahuan ahli mereka terhadap efek dari pemanasan global saat ini. Dengan kesedihan dari penderitaan yang diakibatkan pola cuaca ekstrem, kami berdoa agar penduduk di manapun akan bergabung melindungi planet kita dari bencana yang lebih lanjut melalui pilihan gaya hidup peduli.

Selama konferensi video Oktober 2009 di Indonesia, Maha Guru Ching Hai menyampaikan seperti dalam banyak kesempatan sebelumnya akan daruratnya pemanasan global dan juga cara tercepat untuk membalik dampak yang mengancam ini.

Maha Guru Ching Hai: Sekarang, menurut para ilmuwan ahli, suhu atmosfer meningkat dengan sangat tajam sehingga kita tak punya banyak waktu yang tersisa untuk berubah. Dan ini hanya perkiraan mereka hingga saat ini. Dampak perubahan iklim bisa dilihat dalam banyak hal, dengan semakin banyaknya banjir, kekeringan, kebakaran dan bahkan gempa bumi di mana-mana di dunia.

Bagaimana cara menghentikan perubahan berbahaya ini? Gas-gas rumah kaca yang dilepaskan dari hewan, dari limbah mereka, limpasan peternakan, dan kegiatan yang berhubungan dengan eksploitasi besar-besaran ini telah teridentifikasi sebagai salah satu penyebab utama, penyebab nomor satu dari pemanasan global. Kita harus menghentikan konsumsi daging dan peternakan. Sebaliknya, kita harus memilih membeli produk sayuran dan buah-buahan organik untuk menyelamatkan hidup kita dan keluarga kita, menyelamatkan hewan dan planet.

http://news.xinhuanet.com/english2010/china/2010-07/31/c_13423747.htm
http://english.people.com.cn/90001/90776/90883/7088020.html
http://www.china.org.cn/china/2010-04/08/content_19768875.htm