Para peneliti Swedia menemukan pengujian baru bagi pemakai obat terlarang. - 22 Mei 2010  
email to friend  Kirim halaman ini buat teman    Cetak

Sebuah penelitian dari Lembaga Karolinska di Swedia, yang diterbitkan di Jurnal Analytical Toxicology telah mengungkap teknik baru untuk menguji adanya obat-obatan terlarang. Daripada menganalisa darah atau air seni, yang kurang praktis dan butuh waktu lebih lama, metoda baru itu menguji hembusan nafas.

Dalam kajian itu, para peneliti meneliti sampel dari 12 pasien yang telah menerima perawatan darurat karena diketahui menelan amphetamine. Setelah para pasien itu bernafas ke dalam topeng yang khusus dipakaikan, hasilnya dianalisa memakai metode seperti kromatografi cairan dan spektrometri massa tandem dan ditemukan berhasil mendeteksi amphetamine pada orang-orang yang diuji tersebut.

Ketua peneliti Profesor Olof Beck berkata, “Hasilnya meyakinkan dan sangat menjanjikan. Kajian itu adalah yang pertama melaporkan kemungkinan mengukur obat terlarang pada hembusan nafas, dan merupakan penemuan yang unik dan tak terduga.”

Semoga kemajuan seperti ini terus berkembang dalam membantu dilenyapkannya zat-zat berbahaya ini demi keseimbangan dan kebahagiaan semua.

http://www.sciencedaily.com/releases/2010/05/100519081438.htm
http://news.xinhuanet.com/english2010/health/2010-05/20/c_13304457_2.htm
http://www.chromatographytoday.com/news/hplc-uhplc-lc-ms/31/breaking_news
/liquid_chromatography_can_test_breath_for_drugs/10068/

 
::: Pembunuh : :::
SOLUSI untuk PLANET dari Maha Guru Ching Hai
Daging
Susu
Alkohol
Narkoba
Rokok
Berita Peringatan
Info Terbaru Flu Babi
Hentikan Kekejaman Terhadap Hewan
Makan daging adalah pembunuh nomor satu