Planet Bumi: Rumah Tercinta Kita
 
Mengembalikan Keseimbangan Alam: Dr. Keith Allott dari World Wildlife Fund (WWF)   


Kita akan mempelajari tentang Dana Margasatwa Dunia (WWF) dan pekerjaan mulia yang dilakukan oleh organisasi yang peduli ini di seluruh dunia untuk memberikan manfaat kepada kehidupan manusia dan satwa. Dana Margasatwa Dunia didirikan pada bulan November 1961 dan sejak itu berkembang dengan cepat, menjadi salah satu organisasi lingkungan mandiri yang terkemuka di dunia dengan proyek-proyek di lebih dari 90 negara. Organisasi ini sangat aktif dalam menyerukan pemanasan global.

Pada bulan Oktober 008 Dana Margasatwa Dunia menerbitkan laporan “Perubahan Iklim:  Lebih Cepat, Lebih Kuat, Lebih Segera” yang menganalisa bagaimana planet yang panas akan mempengaruhi Eropa. Supreme Master Television baru-baru ini bertemu dengan Dr. Keith Allott, Ketua Perubahan Iklim dari Dana Margasatwa Dunia Inggris, sebuah organisasi nasional yang merupakan bagian dari jaringan dunia WWF, untuk cari tahu lebih banyak tentang apa yang diungkapkan oleh dokumen ini.

Dr. Allott: Kita semua tahu, saya pikir sekarang, bahwa perubahan iklim adalah ancaman utama, dan itu adalah ancaman yang sesungguhnya, dan itu adalah konsensus yang sangat kuat dari para ilmuwan dunia. Dan laporan utama yang keluar pada tahun 007 oleh sekelompok ilmuwan terkemuka dunia, Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim, mengonfirmasi dengan tepat hal itu. Akan tetapi, apa yang memprihatinkan adalah sains berkembang sepanjang waktu dan sains yang terakhir menunjukkan kepada kita bahwa gambar sebenarnya lebih mengkhawatirkan daripada yang ada di laporan penting itu yang dibuat pada tahun 007. Jadi laporan kita sepertinya menggabungkan sains yang diulas oleh rekan sejawat yang telah diterbitkan sejak laporan itu dan memberikan pembaharuan, hanya untuk memberikan sebuah pengertian akan kepentingan yang bertambah mendesak dari perubahan iklim, kenyataan bahwa kita sudah melihat pengaruhnya dan pengaruhnya adalah lebih cepat dan lebih segera daripada yang diharapkan oleh para ilmuwan.

Jadi perubahan iklim sering dipikirkan sebagai masalah di masa depan; ia adalah masalah di sini dan saat ini serta masa yang akan datang. Sekitar lima tahun yang lalu para ilmuwan telah berkata, “Dengan perubahan iklim, kita mungkin mempunyai Kutub Utara tanpa es dalam waktu mungkin 70 atau 80 tahun.” Para ilmuwan sekarang berkata bahwa itu bisa terjadi dalam waktu lima sampai sepuluh tahun, ia melaju begitu cepat.

Supreme Master TV: Jadi pengaruh apa yang bisa terjadi di planet ini?

Dr. Allott: Baiklah, secara jelas, Arktik itu sendiri adalah bagian yang sangat penting di dunia. Ada banyak spesies seperti beruang kutub yang hidup di sana. Tetapi juga karena Arktik memainkan peranan yang besar dalam mengatur iklim dunia. Salah satu contoh adalah bahwa Arktik, ketika ia membeku, adalah wilayah yang sangat besar dari salju putih dan es yang berkilau. Dan karenanya ia memantulkan banyak panas matahari. Jika es dan salju itu mencair, akan terjadi laut hitam, yang menyerap panas matahari; yang kemudian akan mempercepat laju pemanasan dan pengaruhnya yang kita lihat saat ini. Itu adalah salah satu kekhawatiran yang sangat serius.

Kekhawatiran yang lain adalah bahwa yang terperangkap dalam es, yang terperangkap di dalam tundra yang membeku ada banyak, banyak, banyak jutaan ton gas yang disebut metana, yang adalah gas pemanasan global yang sangat kuat. Ketika Arktik mulai mencair dan tundra mencair, gas ini dilepaskan dan kemudian mempercepat laju pemanasan global. Jadi ini menggambarkan kekhawatiran tentang pemanasan global.

Ketika kita mulai memindahkan planet ke keadaan yang lebih hangat, Anda mulai memicu putaran dan siklus umpan balik ini, yang sebenarnya bisa membawa pada pergerakan cepat perubahan iklim. Dan kita sangat khawatir bahwa Arktik mungkin adalah tanda pertama bahwa kita mulai memicu beberapa dari mekanisme umpan balik itu. Jika kita tidak bertindak cepat untuk mengurangi laju pemanasan saat ini, maka kita dapat melihat pemanasan yang bergerak cepat.

Supreme Master TV: Anda mempunyai kampanye adopsi seekor beruang kutub.

Dr. Allott: Tentu. Ini tentunya juga membawa kepedulian kepada orang tentang mencairnya es di laut Arktik, dan keadaan menyedihkan dari beruang kutub.

Supreme Master TV:  Apa tanggapan Anda dan bagaimana orang-orang bisa terlibat?

Dr. Allott: Kita menerima tanggapan yang sangat baik akan hal ini. Sudah jelas, perubahan iklim kelihatannya adalah ancaman yang sangat besar yang mencakup semuanya, tetapi juga sangat penting untuk membuatnya nyata kepada orang dan saya pikir beruang kutub adalah hanya salah satu contoh ikon yang khusus dari ancaman yang amat mendesak dari perubahan iklim. Jadi kita mengadakan adopsi seekor beruang kutub yang membantu orang untuk terhubung dengan isu itu.

Supreme Master TV: Melanjutkan tentang hal laut, mencairnya es yang besar ini sudah tentu akan menyebabkan naiknya permukaan air laut.

Dr. Allott: Tentu, ini adalah pengaruh global yang besar dan kekhawatiran global lainnya bahwa kita sungguh bisa menciptakan kenaikan besaran dari permukaan air laut dunia jika kita tidak melakukan tindakan mendesak untuk mengurangi emisi. Apa yang sungguh mengkhawatirkan adalah massa es raksasa seperti Greenland atau Antartika, di mana ada volume es yang sangat besar yang bertengger di atas laut. Dan sekali Anda memicu mencairnya selubung es itu, selubung es Greenland, selubung es Antartika, dan mereka mulai mencair, lalu mereka akan menaikkan permukaan air laut dengan sangat dramatis.

Jadi, jika selubung es Greenland mencair, permukaan air laut dunia akan naik sampai tujuh atau delapan meter, dan itu adalah angka yang mengejutkan; yang akan menyapu sebagian besar dari garis pantai dunia. Banyak kota-kota besar dunia berada jauh di bawah angka ketinggian itu. Seluruh negara sebenarnya sudah berisiko untuk terhapus dari peta karena kenaikan permukaan air laut yang kurang dari satu meter.

Supreme Master TV: Apa yang telah WWF (Dana Margasatwa Dunia) mintakan ke EU (Uni Eropa) untuk dilakukan sehubungan dengan sains terkini tentang perubahan iklim dan emisi karbon?

Dr. Allott: Kita sedang meminta semua negara di dunia untuk mulai menunjukkan kepemimpinan terhadap isu ini. Kita telah melihat banyak retorik dan pengakuan yang bertambah pada tingkat yang tinggi mungkin tentang pentingnya masalah ini, tetapi kita belum melihat adanya tanggapan yang mendesak.

Supreme Master TV: Pada tanggal 6 November 2008, Tindakan Perubahan Iklim 2008 diadakan di Inggris. Perundang-undangan mengharuskan bahwa pada tahun 2050 emisi bersih di Inggris untuk semua enam gas rumah kaca yang disebut di dalam Protokol Kyoto berada paling tidak 80% lebih rendah daripada angka tahun 1990.

Berbicara tentang emisi, Organisasi Pertanian dan Pangan PBB telah menyatakan bahwa industri peternakan bertanggung jawab terhadap 80% emisi gas rumah kaca dari sektor pertanian. Akankah Anda katakan bahwa sektor ini perlu diperhatikan?

Dr. Allott: Sudah pasti. Pertanian adalah penyebab utama emisi gas rumah kaca. Pertanian menyebabkan banyak emisi dari berbagai alasan, sebagian disebabkan oleh pertanian yang intensif, yang membawa kepada banyaknya penggunaan pupuk, yang sangat buruk bagi iklim. Dan juga, industri peternakan khususnya industri sapi, menghasilkan banyak metana yang dahsyat, yang adalah gas rumah kaca yang sangat berpotensi. Jadi secara khusus itu adalah kontributor buruk terhadap perubahan iklim dan juga ada dampak tidak langsung dimana orang-orang cenderung untuk tidak menyadari, kontribusi dari meningkatnya pertanian intensif dan pertanian yang tidak efisien yang menghancurkan beberapa hutan belantara dunia; dan hutan hujan tropis, khususnya di Brazil, sebagai contoh.

Penebangan hutan dengan laju yang sangat cepat di Brasil kebanyakan besar didorong oleh kebutuhan untuk membuka lahan yang sangat besar untuk menanam kedelai, yang kebanyakan dipakai untuk memberi makan sapi untuk dikonsumsi oleh manusia, dan adalah cara yang sangat tidak efisien menggunakan lahan. Dengan menggunakan volume lahan sebesar itu untuk menghasilkan daging, kita mempercepat laju penebangan hutan dan memicu perubahan iklim. Semua hal ini berhubungan dan juga kita melihat kebutuhan kuat untuk membantu gerakan mengurangi konsumsi daging sebagai bagian dari respon terhadap perubahan iklim, serta banyak alasan baik lainnya melakukan hal itu, berhubungan dengan kesehatan, berhubungan dengan obesitas, semua hal-hal lainnya yang kita ketahui.

Supreme Master TV: Dana Margasatwa Dunia telah memulai program yang disebut “Satu Planet Masa Depan,” satu komponen yang disebut “Satu Makanan Planet.” WWF telah memulai kampanye yang disebut “Satu Makanan Planet.” Bagaimana ini akan memasukkan perubahan ini dalam pilihan makanan kita?

Dr. Allott: Pada saat ini kami melakukan semua pekerjaan rumah kita dan bersiap-siap untuk meluncurkan sebuah kampanye. Kami berharap bisa lebih memasyarakat dengan ini di Inggris dalam waktu beberapa bulan. Tetapi ini akan sungguh menjadi semacam upaya untuk bekerja dalam membantu menginformasikan pilihan masyarakat dalam hal pola makan dan dalam hal bagaimana orang berpikir tentang makanan mereka, tetapi juga berkampanye untuk bekerja sama dengan perusahaan makanan terkemuka dan para pengecer untuk memastikan bahwa mereka melakukan sedikit peranan untuk membantu mengubah dampak keseluruhan dari sistem makanan kita ke jalur yang jauh lebih terbarukan.

Supreme Master TV: Maha Guru Ching Hai sadar akan peranan yang sangat penting yang dimainkan oleh Dana Margasatwa Dunia di panggung internasional untuk membantu menyebarkan kepedulian akan kebutuhan mendesak untuk mengurangi pemanasan global. Sampai dengan saat ini beliau dengan dermawan telah menyumbang US$50.000 kepada karya organisasi ini di bidang perubahan iklim.

Dr. Allott: Itu luar biasa baiknya. Mohon sampaikan terima kasih saya yang mendalam kepada Maha Guru Ching Hai. Kami di WWF (Dana Margasatwa Dunia) terhormat menerima hadiah yang sangat murah hati ini, dan semua yang bisa saya katakan adalah kita akan menggunakannya dengan sangat bijaksana untuk mendukung kampanye yang sedang berjalan untuk dengan sungguh-sungguh membawa dunia kepada jalur terbarukan dimana kita bisa tinggal dalam iklim yang aman, baik orang maupun alam dan itu akan menjadi tambahan luar biasa kepada kampanye global kita. Sungguh terima kasih banyak.

Supreme Master TV:  Berikut ini adalah kutipan dari surat kepada Dr Allott dari Maha Guru Ching Hai.

Maha Guru Ching Hai:  Yang terhormat Dr Allott, Kami ingin berterima kasih dengan tulus kepada Dana Margasatwa Dunia karena memajukan kemanusiaan dengan menguak kebenaran tentang pemanasan global, memungkinkan pemerintah dan masyarakat umum untuk membuat keputusan yang terdidik sehingga membantu menyelamatkan planet kita. WWF telah memberikan informasi ringkas, terkini mengenai perubahan iklim. Ia telah menentukan bahwa iklim berubah lebih cepat dari yang pertama dipercayai, karena selubung es sekarang diprediksikan mencair dalam lima tahun, 30 tahun lebih cepat dari prediksi sebelumnya. Penilaian WWF yang berpandangan tajam akan kecepatan mengkhawatirkan dari pemanasan global akan membantu semua negara untuk berpartisipasi menghentikan perubahan iklim, memberikan kita harapan masa depan yang berkelanjutan. Kami berharap bagi Anda semua yang terbaik dalam berkah Surga. Dengan Hormat Besar, Kasih dan Berkat, Maha Guru Ching Hai.

Supreme Master TV: Dr Allott juga menulis surat penghargaan menyentuh hati kepada Maha Guru Ching Hai untuk sumbangan baik hati kepada program perubahan iklim WWF.


 
Cari di Semua Acara
 
 
Paling populer
 Vegan: Cara Tercepat untuk Mendinginkan Planet
 "Home": Film Dokumenter Lingkungan dari Yann Arthus-Bertrand
 Pertanian Ahimsa: Pertanian Organik tanpa Tanah
 Dr. Rajendra K. Pachauri - Peringatan Global: Dampak Produksi dan Konsumsi Daging terhadap Perubahan Iklim
 “Perubahan Iklim, Perubahan Kehidupan” - Pesan dari Greenpeace Brasil
 Metode Pertanian Alami Yoshikazu Kawaguchi
 Dunia Taman Asli yang Memikat bersama Alrie Middlebrook
 Dampak Merusak Peternakan Babi
 Penyebab Cepat Hilangnya Biodiversitas Global: Industri Peternakan
 Ilmuwan Perubahan Iklim Dr. Stephen Schneider tentang Keadaan Planet Kita