email to friend  Kirim halaman ini buat teman   Jika anda ingin menambahkan video ini ke dalam blog atau website pribadi anda, silahkan klik link berikut untuk mendapatkan source code-nya.  ambil source code   Cetak

Laporan media: Pola makan vegan adalah solusi utama bagi perubahan iklim.
Dalam artikel yang terbit pada November 2011 untuk situs web www.Freakonomics.com,dengan judul yang diambil dari buku laris internasional tentang topik menarik yang kurang diketahui, penulis AS terhormat yang juga guru besar sejarah, Dr. James McWilliams, memberikan analisis yang penuh wawasan tentang sebuah laporan yang menganjurkan solusi vegan bagi pemanasan global.

Tulisannya yang berjudul “Karnivora Agnostik dan Pemanasan Global: Mengapa Ahli Lingkungan Mengejar Batu Bara dan Bukan Sapi,” menyatakan: ...Sebagaimana laporan terbaru dari Yayasan Pelestarian Dunia menegaskan, mengabaikan veganisme dalam melawan perubahan iklim adalah seperti mengabaikan makanan cepat saji (fast food) dalam melawan kegemukan.

Lupakan penghentian batu bara atau pipa saluran gas alam. Sebagaimana laporan WPF menunjukkan, veganisme menawarkan jalan tunggal paling efektif untuk mengurangi perubahan iklim global.

Laporan yang dirujuk oleh Dr. McWilliams, seorang vegan yang bersungguh-sungguh, menjelaskan bagaimana agen pemanasan global yang kuat tapi berusia pendek seperti metana dan karbon hitam dihasilkan dalam jumlah sangat banyak oleh industri peternakan. Produksi mereka akan cepat dihentikan dengan menerapkan pola makan non-hewani.

Tidak hanya itu, gas-gas ini menghilang dengan cepat dari atmosfer, sementara CO2 dari bahan bakar fosil tetap berada di atmosfer selama ribuan tahun. Seperti dinyatakan oleh Dr. McWilliams: “Pola makan vegan global... akan mengurangi emisi dari pola makan sebesar 87 persen dibandingkan dengan hanya 8 persen untuk “produk daging dan susu berkelanjutan”.

Artikelnya selanjutnya membicarakan fakta bahwa mengganti daging sapi dengan makanan lain berbasis hewan gagal untuk membuat perbedaan penting dalam menurunkan jejak karbon seseorang. Selain itu, riset telah menunjukkan bahwa biaya mitigasi perubahan iklim dapat dikurangi lebih dari 80% jika dunia beralih ke pola makan vegan.

Dr. McWilliams menyimpulkan, “Secara keseluruhan, maksudnya sangat jelas: veganisme global dapat berbuat lebih banyak daripada aksi tunggal lainnya dalam mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK).”

Kami menghargai Dr. McWilliams dan Freakonomics.com untuk berbagi pandangan ini dengan terus terang yang menekankan pola makan vegan sebagai cara optimal dan memang perlu untuk menghentikan perubahan iklim. Semoga kita semua beralih menjadi vegan untuk pastikan kelangsungan generasi sekarang dan masa depan.

Pada konferensi video Desember 2010 di Dubai, Uni Emirat Arab, Maha Guru Ching Hai menyoroti kebutuhan vital untuk menangani konsumsi daging sebagai penyebab utama perubahan iklim.

Maha Guru Ching Hai: Kita harus menjadi jujur dan mengatakan yang sebenarnya tentang topik utamanya. Kita tidak bisa bertele-tele dan menghindari pertanyaan industri daging seperti kita menghindari jari yang luka atau menghindari borok di tubuh kita, dan “Jangan menyentuhnya! Jangan menyentuhnya!” Kita harus menyentuhnya untuk menyembuhkannya. Terutama, kita tahu bahwa itu borok yang sangat berbahaya, yang bisa mempengaruhi hidup kita, yang bisa menjadi fatal bagi hidup kita, bahkan mempengaruhi yang lain, dan bahkan dalam keadaan ini, mempengaruhi seluruh Bumi, dapat membunuh seluruh dunia. Maka, kita harus menyentuh borok itu dan membiarkan dokter menyembuhkannya. Atau kita sembuhkan sendiri jika kita tahu caranya. Dan kita tahu caranya. Kita punya teknik, kita punya kekuatan. Masing-masing dari kita bisa lakukan ini, hanya dengan menjadi vegan. Saya sungguh tidak mengerti, saat masalahnya sejelas hidung di depan saya ini. Saya tidak mengerti mengapa orang-orang tidak membahas dan segera dapatkan solusi untuk menyelamatkan semua kehidupan di planet ini, karena kita bahkan tidak punya waktu lagi untuk membahas lebih lanjut, terlalu lama, atau saling bersopan-santun hingga terlalu terlambat.

http://www.freakonomics.com/2011/11/16/agnostic-carnivores-and-global-warming-why-enviros-go-after-coal-and-not-cows/#comment-274296
http://www.worldpreservationfoundation.org/Downloads
/ReducingShorterLivedClimateForcersThroughDietaryChange.pdf

Berita Tambahan
Seperti dilaporkan pada tanggal 20 November 2011, Royal Society untuk Perlindungan Burung di Inggris menyatakan bahwa cuaca hangat tak biasa di negara itu, digabungkan dengan tahun 2011 yang merupakan salah satu yang terkering dalam catatan, berdampak luas terhadap kehidupan liar karena sebagian burung menunda migrasi musim dingin mereka sementara penyusutan jalan air membahayakan banyak spesies ikan.

http://www.telegraph.co.uk/topics/weather/8901428/Birds-delay-migration-due-to-unseasonably-warm-autumn.html