Kehidupan Ayam Pabrik Peternakan yang Patut Dicela Seluruhnya   
Play with windows media ( 39 MB )


Gambar-gambar dalam acara berikut ini sangatlah sensitif dan mungkin mengganggu bagi pemirsa sebagaimana juga bagi kami. Namun, kami harus menunjukkan kebenaran tentang kekejaman terhadap hewan dan berharap Anda bersedia membantu menghentikannya.

Supreme Master TV: Hari ini kita akan melihat kehidupan menghebohkan dari ayam-ayam yang dipelihara untuk telur dan daging. Teman-teman berbulu kita adalah peduli dan punya warisan mulia seperti Karen Davia, pendiri dari Serikat Kepedulian Unggas menjelaskan.

Karen Davis, Pendiri Serikat Kepedulian Unggas, AS, Vegan: Ayam, sejauh yang diketahui para ilmuwan, berdasarkan bukti DNA dan bukti lain, berevolusi di hutan-hutan tropis Asia Tenggara dan bagian dari India sampai ke Himalaya - daerah yang berbukit dan tempat itu adalah tempat pemeliharaan yang baik, tempat itu dimana mereka berasal, dan mereka hidup dan terus hidup bersama kerabat alam liar mereka, kehidupan yang sangat tangguh; membesarkan keluarga mereka, tidur di cabang-cabang pohon pada malam hari, sangat aktif, berjalan berkeliling, mandi debu, berjemur dan menjalani hidup yang sangat semangat dan bergairah.

Dan saya tahu ayam memiliki perasaan. Saya tahu mereka adalah unggas yang sangat emosional. Saya tahu bahwa mereka unggas yang sangat cerdas. Dan saya akan mengatakan ini: "Jika manusia memiliki jiwa, demikian juga keseluruhan dari kerajaan hewan termasuk ayam. "

Supreme Master TV: Jadi bagaimana makhluk hidup, yang sensitif ini diperlakukan dalam proses menghasilkan telur dan daging? Iklan dari produk-produk ini sering ada adegan termasuk padang rumput hijau dan unggas-unggas berjalan bebas dan dengan bahagia melewati rumput tinggi; namun gambar-gambar ini adalah sama sekali bohong. Mari pertama-tama lihat hidup ayam-ayam betina penghasil telur di peternakan. Setelah menetas, anak-anak ayam pertama disortir, dengan yang betina diambil untuk menghasilkan telur. Yang jantan di bunuh dengan berbagai metode penyiksaan tanpa perasaan, karena mereka tidak dapat menghasilkan telur dan bukan keturunan yang sama seperti yang dipelihara untuk daging.

Beberapa peternakan memberi gas pada unggas muda dengan menempatkan mereka dalam ruang karbon dioksida atau membuang mereka kedalam mesin perobek atau macerator yang merobek anak-anak ayam yang masih dalam keadaan sadar penuh ke dalam mesin perobek yang penuh darah. Anak-anak ayam betina lalu dipelihara sampai usia kira-kira 18 minggu ketika mereka jadi ayam betina dan dapat menghasilkan telur. Lalu sampai 11 ayam betina berdesakan ke dalam satu kandang baterai, dengan ukuran hanya 45 kali 50 sentimeter. Kandang kecil ini akan menjadi rumah mereka selama hidup mereka yang begitu pendek dan penuh dengan trauma. Kandangnya disusun di atas yang lainnya dalam gudang yang besar dimana sampai 125.000 unggas mungkin terpenjara.

Shawn Bishop, Pendiri Animal Sanctuary, Inggris, Vegetarian: Ribuan dan ribuan ayam betina ditaruh dalam kandang kecil; setiap kandang kira-kira seukuran ini dan di sana ada tiga ayam yang tinggal di kandang itu selama hidup mereka yang singkat. Mereka tidak dapat bergerak, tidak dapat mengangkat sayap, tidak dapat berputar; mereka hanya berdiri di sana dan mematuk pada ujung ini dan bertelur pada ujung itu.

Dan mereka berdiri pada kawat ayam, jadi sangat menyakitkan untuk kaki mereka. Dan sangkarnya semuanya ditumpuk di atas satu sama lainnya sehingga urin dan tinja, asam urat mengalir turun dan membakar kulit mereka. Ayam-ayam betina ini berumur delapan belas bulan. Mereka telah bertelur selama satu musim, lalu semuanya berhenti bertelur kira-kira selama 6 minggu dan saat itu sang peternak akan membunuh mereka. Karena dia tidak ingin memberi mereka makan selama 6 minggu sementara mereka tidak memberikan telur.

Anda dapat lihat ayam betina ini terbungkus dengan tinja, pada dasarnya, mereka semua tertumpuk di atas satu sama lainnya, dan jika lihat di belakang sini, Anda dapat melihat bahwa bulu-bulunya sebetulnya terbakar oleh asam urat. Ada ayam yang tidak memiliki bulu yang tersisa dari mereka. Lihat itu, dan ekornya juga sama, dan mereka praktis hanya tinggal kulit pada punggungnya. Itu pertanda bahwa ayam itu tidak sehat; itu adalah ayam-ayam malang yang menghasilkan telur yang Anda beli sangat murah di toko-toko!

Supreme Master TV: Hasil dari air seni dan kotoran dari ribuan ayam betina membuat kondisi yang sangat  busuk dan benar-benar kotor yang menghasilkan lahan pembiakan bagi banyak penyakit mematikan yang mana mudah ditularkan pada manusia, seperti virus flu burung.

Karen Davis: Ketika Anda menjejalkan ribuan dan ribuan unggas atau jenis ciptaan apa pun bersama-sama menghirup udara yang sama, hidup dalam kotorannya, penuh dengan tekanan, yang membahayakan sistem daya tahan tubuh mereka, itu membuat mereka semakin mudah terkena penyakit, bersin dan batuk satu sama lain.

Maka Anda akan memiliki penyakit yang menular dan Anda akan memiliki lingkungan yang merupakan surga bagi organisme penyebab penyakit dan itulah kenyataan dari produksi ayam modern.

Mereka dalam sebuah lingkungan yang mengembangbiakkan penyakit, yang menyebabkan penyakit adalah mikroorganisme yang ada dalam usus mereka, dalam sistem pernapasan mereka. Dan Anda terjangkit virus influensa burung, yah, virus-virus hidup tanpa menyebabkan bahaya apa pun dalam tubuh bebek selama berabad-abad. Dan dengan produksi ayam yang terpusat dan, sebagai contoh, memberi makan bebek dengan kotoran ayam dan  menaruh kotoran ayam ke dalam lingkungan, dan semua jenis dari produksi yang terpusat ini, bulu-bulu yang tercemar, bulu-bulu dari industri itu dan sehingga menciptakan keturunan virus.

Supreme Master TV: Untuk menghindari ayam betina saling mematuk dalam lingkungan sempit, yang sangat stress di kandang-kandang baterai, paruh sensitif, penuh saraf mereka dipotong dengan pisau panas merah dalam sebuah proses yang keji disebut”de-beaking.” Proses ini menyebabkan kesakitan yang sangat menyiksa dan membuat sangat sulit bagi unggas untuk makan, jadi banyak yang mati kelaparan. Sebagai tambahan, lampu, pakan dan faktor lingkungan lain di kontrol untuk memaksa ayam betina menghasilkan jumlah telur sepuluh kali dari yang mereka biasanya hasilkan. Beberapa ayam betina mungkin bertelur sampai 290 telur setahun, menempatkan siksaan fisik yang tak tertahankan pada makhluk lembut ini dan bahkan menyebabkan mereka lebih sakit dan berpenyakit, termasuk melukai organ reproduksi mereka. Pada akhir dari cobaan yang mengerikan para satwa tak berdaya ini adalah dikirim ke penjagalan.

Perlakuan terhadap dari yang disebut ”ayam pedaging” atau ayam dipelihara untuk daging juga tidak bisa dipercaya dan kurangnya moralitas dan kemanusiaan. Proses keseluruhan dari memelihara ayam pedaging berkisar antara membuat mereka seberat mungkin, secepat mungkin. Untuk tujuan ini para satwa secara genetik diubah dan disuntik dengan obat-obatan serta hormon. Sumber cahaya di dalam kandang juga banyak menyebabkan pertumbuhan yang cepat, menghasilkan ayam-ayam yang berkembang jadi ukuran yang lebih besar dalam enam minggu daripada mereka dalam enam  bulan di bawah kondisi alami. Kecepatan ini, menyebabkan berat berlebihan sehingga menyebabkan rasa sakit dan bahkan masalah kesehatan mematikan yang umum berhubungan dengan usia tua. Selain itu, banyak yang menjjadi lumpuh karena kaki mereka tidak bisa menyokong berat badan mereka, ketika yang lainnya menderita penyakit jantung dan kondisi pernafasan.

Buster adalah ayam peternakan yang diselamatkan dari pemotongan oleh kelompok Pembebasan Satwa Victoria di Australia.

Felicity, Relawan Pembebasan Satwa, Australia: Dia terbaring telentang, kakinya bergerak-gerak di udara, dan dia terengah-engah dan sangat menderita. Dan ketika saya melihatnya saya tak bisa meninggalkan dia di sana, jadi kami berhasil membongkar bagian sisi dari peti dan mengeluarkannya.

Supreme Master TV: Dia teman yang tampan. Kini dia mungkin berusia sekitar enam sampai delapan minggu, benarkan?

Felicity: Itu benar. Ya.

Supreme Master TV: Mereka cukup besar untuk usia enam sampai delapan minggu

Felicity: Mereka besar sekali. Tulang mereka tidak bisa mengatasi berat mereka, dan jadi pada saatnya mereka siap dibunuh, kebanyakan mereka bahkan tidak bisa berdiri atau berjalan.

Supreme Master TV: Pada usia enam minggu ayam muda yang menderita ini ditarik pada bagian tubuh mana saja yang memungkinkan dan dimasukkan ke dalam peti-peti, kadangkala 15-20 satu peti. Benar-benar tak ada perhatian yang diberikan terhadap kesehatan atau kesejahteraan mereka, begitu banyak penderitaan dari patah sayap, kaki dan leher. Tanpa makanan, air atau perlindungan dari elemen-elemen selama perjalanan ke rumah pemotongan, banyak yang sudah sakit, satwa-satwa lemah menyerah pada keadaan yang mengerikan dan akhirnya mati, sebanyak 50% per peti. Pada November 2011 Pembebasan Satwa Victoria melakukan sebuah operasi di Melbourne, Australia dimana mereka menyelamatkan banyak ayam dari truk menuju rumah pemotongan.

Jo Osborne, Anggota Komite Pembebasan Satwa, Australia: Jelas sekali unggas-unggas ini dibesarkan untuk tumbuh dengan sangat cepat, jadi ada banyak kelumpuhan pada unggas-unggas, yang membuat jauh lebih buruk ketika mereka ditarik pada kakinya dan dilempar ke peti. Ada banyak unggas yang sakit di sana. Ada banyak unggas yang mati di truk. Dan itu sangat, sangat traumatis bagi mereka. Banyak dari mereka sulit bernafas, dan tentu saja sangat stress.

Skye Brown, Anggota Tim Penyelamat Pembebasan Satwa, Australia: Mereka dalam keadaan yang sangat menyedihkan, unggas-unggas di truk ini. Banyak dari mereka lumpuh, dan banyak unggas yang mati. Jadi mereka ada di truk ini dalam waktu yang lama, dan kemudian ketika mereka dibawa ke pabrik pengolahan yang pada dasarnya adalah dimana mereka dibunuh, mereka sering ditinggal  di luar berjam-jam. Jadi ini keadaan yang sangat menyedihkan terhadap unggas-unggas ini.

Supreme Master TV: Rumah pemotongan merupakan tempat mimpi buruk dimana teriakan dari yang sekarat terus terdengar. Lingkungannya sangat menjijikkan.

Anda juga bisa masuk ketempat satu dari rumah pemotongan, dapatkah Anda gambarkan kondisi di sana?

Felicity: Itu sungguh memuakkan; ada tumpukan usus dan isi perut di seluruh lantai. Ada sisa bulu di ruangan bulu yang ada banyak kepala dan kaki. Ya, itu memuakkan. Kelompok kita yang ada di sana semua hampir muntah karena baunya.

Supreme Master TV: Mesin-mesin pembunuh di pabrik tidak hanya membunuh tak terhitung ayam tapi  bahkan mungkin mengakhiri hidup operator mereka. Pada kasus di rumah potong di Melbourne, Australia, seorang pekerja terpenggal saat membersihkan sebuah macerator.

Skye Brown: Pada Agustus tahun lalu (2010) salah satu pekerja terpenggal, karena dia sedang  membersihkan mesin itu dan perusahaan itu tidak mengijinkan mereka untuk menghentikan mesin saat mesin itu sedang dibersihkan,  agaknya untuk menghemat uang.

Tempat ini membunuh lebih dari 100.000 unggas per hari  dan menghasilkan semua uangnya dari membunuh.

Supreme Master TV: Ada sebuah cara sederhana, yang efektif untuk menghentikan kekejaman mengerikan ini; yaitu kita semua mengkonsumsi hanya makanan nabati. Perubahan pola makan itu tak hanya mengakhiri pertumpahan darah besar-besaran tapi juga memberi manfaat untuk kesehatan publik.

Jadi tolong bantu selamatkan jutaan satwa yang dipenjara, disiksa dan dibunuh dengan memilih pada pola makan nabati hari ini.

Untuk informasi lebih lanjut tentang kekejaman pada ayam dan peternakan satwa lainnya, silahkan kunjungi situs-situs web berikut:

Animal Liberation Victoria: www.ALV.org.au
The Sanctuary: www.AnimalSanctuary.co.nz
United Poultry Concerns: www.UPC-Online.org


 


Link yang Berhubungan
 
HENTIKAN KEKEJAMAN TERHADAP HEWAN Memukul dalam Darah: Permohonan Seekor Kalkun Untuk Hidup
Play with windows media
 
HENTIKAN KEKEJAMAN TERHADAP HEWAN Hentikan Kekejaman terhadap Hewan: Bebek di Jejeran Api
Play with windows media
 
Kerugian Mematikan Flu Burung
Play with windows media
 
Horor Tak Diketahui di Kandang Induk Ayam
Play with windows media